memberdayakan mualaf Baduy.
Membangun Kemandirian Ekonomi dan Spiritual
Pengurus UPZ Bank DKI, Ahmad Syaefullah, menyampaikan harapannya. Ia ingin para mualaf mencapai kemandirian ekonomi. Namun, mereka harus tetap berada di lingkungan Baduy.
“Tujuannya agar mereka semangat belajar mengaji dan memperdalam agama. Dengan demikian, kehidupan mereka akan menjadi lebih baik,” ungkapnya.
Lebih dalam Ahmad Syaefullah menjelaskan penyaluran dana zakat.
“Kebetulan, dana zakat untuk asnaf mualaf belum tersalurkan,” imbuhnya.
Oleh karena itu, UPZ Bank DKI memilih BMH. BMH dianggap lembaga terpercaya untuk menyalurkan dana zakat ini.
Kolaborasi Strategis untuk Pembangunan Umat
Dari pihak BMH, Tim CSR Ikhwanuddin, turut hadir. Ia menegaskan program ini sangat strategis.
Menurutnya, program ini berperan besar. Ini termasuk membangun umat dan mencerdaskan bangsa. Selain itu, program ini juga berkontribusi pada kemajuan warga negara.
Kolaborasi ini menjadi bukti nyata pentingnya zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
“ZIS dapat menjadi modal kuat dalam membangun manusia seutuhnya,” tuturnya.
Sinergi antara UPZ Bank DKI dan Laznas BMH memperlihatkan kekompakan. Mereka fokus pada pembangunan aspek spiritual dan ekonomi mualaf Baduy. Diharapkan langkah ini akan terus berlanjut. “Ini demi menciptakan kehidupan yang lebih mandiri dan bermartabat bagi para mualaf,” tutup Ikhwan.
Source : https://bmh.or.id/upz-bank-dki-dan-laznas-bmh-bersinergi-dukung-kemandirian-mualaf-baduy/